Total Tayangan Halaman

12 Apr 2011

SARKEM ooh SARKEM ! :D





TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Perempuan pekerja seks di lokalisasi Pasar Kembang (Sarkem), Sosrowijayan, Yogyakarta rata-rata adalah pendatang, dan mereka mengontrak rumah di kawasan pelacuran itu. Rumah kontrakan yang mereka sewa ada Rp 8 juta per bulan untuk 12 kamar. 

Namun ada juga rumah kontrakan yang harganya lebih murah, yaitu Rp 5 juta per bulan untuk lima kamar, dan ada kos-kosan yang disewakan Rp 350 ribu per bulan. “Para perempuan pekerja sekstinggal di kawasan Sosrowijayan Kulon Gang I dan Gang II. Sedangkan pemilik rumah kontrakan sudah tidak bermukim di sini,” kata Ketua Paguyuban Bunga Seroja, Sarmi.

Ia mengatakan, perempuan pekerja seks hanya bertransaksi di rumah kontrakan. Sedangkan untuk istirahat, mereka memanfaatkan kos-kosan. 

Di lokalisasi Sarkem, terdapat sekitar empat bangunan kos-kosan untuk istirahat para perempuan pekerja seks. Biasanya, di ruang tamu kos-kosan itu ada papan bertuliskan 'Rumah Tangga'. “Jadi kalau di kos-kosan perempuan pekerja seks itu tidak melakukan transaksi,” katanya. 

Meski ada kos-kosan di komplek lokalisasi, ada juga perempuan pekerja seks yang kos luar kawasan Sosrowijayan, seperti di kawasan Ngaglik, Sleman. "Mbak-mbak di sini berasal dari luar Jogja, seperti Pati, Jepara, dan daerah Jawa Barat. Mungkin mereka lebih nyaman jika tinggal di luar komplek lokalisasi,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar